4.17.2011

Harapan


Tidak berlebihan kalau ada ungkapan 'harapan adalah awal dari segalanya', karena sepertinya memang hidup dan kehidupan ini dibangun di atas batu bata harapan. Bahkan, tak kan pernah ada yang namanya peradaban manusia, kalau manusia itu sendiri tidak pernah memiliki harapan. Tak bisa dibantah bahwa harapan adalah sumber energi kehidupan yang karenanya hidup itu bisa bergerak dan berproduksi. Kalau tidak, maka kita tak lebih dari 'mayat hidup', manusia yang tak mampu memahami hakekat dan memainkan peran kehidupnnya.
Dalam kehidupan saya, seringkali saya meraskan  betapa dahsyatnya kekuatan harapan ini. Saya pernah merasakan bahwa ada energi yang mengalir begitu hebat dalam diri saya tak kala saya sudah mampu membangun harapan. Sebaliknya, betapa kemudian saya berubah menjadi seorang yang tak berdaya ketika harapan itu lepas dari diri saya.
Harapan yang sudah saya capai alhamdulillah sudah banyak dari mendapat ranking 1, masuk sekolah negri dan lain-lain. Meskipun demikian banyak juga dari harapan-harapan saya yang tidak tercapai misalnya baru-baru ini harapan saya untuk masuk perguruan tinggi tidak tercapai karena kurang persiapan yah mungkin Allah merencanakan sesuatu yang baik untuk saya dan saya juga sangan yakin kegagalan adalah batu sandungan untuk menjadi seseorang yang sukses.
Dan saya yakin, harapan juga yang membuat saya kuat dan bertahan menjalani pernak-pernik kehidupan yang kadang tak mudah dan sekali lagi, harapan memang bukan segalanya. Tapi dia adalah awal dari segalanya. Maka oleh sebab itu, kita tak boleh berhenti untuk berharap, dan sekali lagi kata mutiara dari saya:

Manusia dapat hidup 40 hari tanpa makan, sekitar 3hari tanpa air, sekitar 8 menit tanpa udara. Tapi hanya 1 detik jika tanpa harapan....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar