saya akan mengambil salah satu contoh budaya yang tidak baik di Indonesia yaitu jam karet. Jam karet adalah suatu istilah yang akrab di telinga orang Indonesia. Jam karet merupakan istilah yang merujuk kepada konsep waktu, di mana sebuah waktu yang telah ditentukan bukan merupakan sesuatu yang pasti, melainkan sesuatu yang dapat dapat diundur atau molor(maaf gak tau bahasa indonesianya) seperti karet sehingga lebih bersifat sebagai penanda suatu jangka masa yang berkisar pada waktu tersebut. jam karet seperti sudah menjadi budaya di Indonesia. Janjian rapat, arisan, kerja kelompok, dan pertemuan-pertemuan lainnya tidak lengkap rasanya jika tidak ada oknum-oknum yang melakukan jam karet ini. Entah darimana asalnya kebiasan jam karet menjadi salah satu ciri khas orang Indonesia bahkan ada omongan apabil orang telat “DASAR ORANG INDONESIA!”.
Jika ditinjau dari sudut etika, seseorang yang melakukan jam karet adalah orang yang mementingkan kepentingan sendiri/egois. Ada benturan kepentingan yang terjadi antara kepentingan pribadinya dan kepentingan umum. Orang yang berprilaku jam karet merasa harus menyelesaikan urusannya dahulu sampai tuntas baru memikirkan urusan lainnya yang bersifat umum. Perilaku ini juga erat kaitannya dengan tingkat kedisiplinan seseorang; kesadaran akan pentingnya komitmen yang telah dibuat; dan sikap penghargaan atas waktu yang terus berjalan dan tidak akan tergantikan.
Jam karet tidak bisa dipungkiri memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupan kita. Jadwal-jadwal acara yang menjadi molor pelaksanaanya mempengaruhi jadwal pelaksanaan kegiatan-kegiatan berikutnya. Seseorang yang terlambat bangun pagi akan berdampak pada terlambat mandi, sarapan, berangkat kuliah dan seterusnya yang akan mengakibatkan hari itu menjadi suatu hari yang kurang sukses bagi dirinya. Kebiasaan jam karet memberikan dampak negatif yang lebih besar lagi jika dilakukan oleh orang-orang yang memiliki jabatan penting dalam masyarakat atau top management dalam suatu perusahaan bila pemimpinnya saja tidak disiplin bagai mana anak buahnya bisa di siplin.
Perilaku jam karet merupakan salah satu bentuk sikap sepele yang mengajarkan kita untuk tidak jujur, tidak disiplin, dan korupsi waktu yang pada gilirannya nanti akan menjelma menjadi budaya korupsi kelas kakap yang membahayakan bangsa dan negara. Bahkan disinyalir budaya jam karet ini merupakan salah satu budaya yang menghambat kemajuan bangsa dan negara. Oleh karena itu penulis mengajak marilah biasakan disiplin pada diri kita sendiri.




permisi gan , cuma mau komen klo tulisan yang ngelilingin cursor tuh sepertinya menggaangu bgd, tolong klo bisa diganti ajah kalimatya....
BalasHapushehehe